TES

TES

Penerimaan Mahasiswa Baru Akpar MHS

AkparMHS

Syarat Pendaftaran

  1. Biaya Pendaftaran Rp 200.000,-
  2. Biaya Sumbangan Pengembangan Pendidikan (SPP) Rp 700.000,-
  3. Mengisi Formulir Pendaftaran Lansung/Online
  4. Fotocopy KTP 2 lembar
  5. Fotocopy KTP kedua orangtua 2 lembar
  6. Pas photo berwarna (background biru) terbaru ukuran 3X4=6lbr, 4X6=6lbr
  7. Fotocopy IJAZAH atau SKHUN SMA/SMK/MA Sederajat yang dilegalisir 2lbr
  8. Surat Keterangan Berbadan Sehat dari Dokter
  9. Tidak cacat fisik dan mental

Biaya Pendidikan D3 Perhotelan

Program Cicilan I

(Agustus 2018)

Cicilan II

(Desember 2018)

Cicilan III

(Maret 2019)

Cicilan IV

(Juni 2019)

Total

Reguler

(Tahun I)

Rp 4.000.000,- Rp 1.200.000,- Rp 1.000.000,- Rp 1.000.000,- Rp 7.200.000,-
NB:
1. Biaya Pendidikan Rp 7.200.000,- sudah termasuk 2 Seragam Lengkap + 3 Pakaian Praktik yang dipakai selama 3 tahun
2. Syarat & Ketentuan berlaku
Karyawan Biaya perbulan Rp 300.000,- dibayar selama 10 bulan setiap bulan dalam 1 tahun pertama.

Tahun kedua dan ketiga biaya perbulan Rp 500.000,- dibayar selama 10 bulan dalam setiap tahun akademik

 

 

 

FSZ

FSZ

Fasilitas

FASILITAS

Modern Class

E-Book dan Free Wifi

Perpustakaan

LCD dan Proyektor

Laboratorium

  • Front Office
  • Restaurant
  • Kitchen
  • Housekeeping
  • Bar

lab-housekeeping

Bersama Chef Yono dari Amerika pada 19 Mei 2016

Kunjungan Chef Yono ke Akpar MHS Chef Widjiono Purnomo seorang koki asal Indonesia yang memiliki restaurant fine dining, Yono’s Fine Dining, di Albany, New York, Amerika Serikat. Chef Yono mengadakan kunjungan ke Akpar MHS pada 19 Mei 2016 untuk sharing session mengenai dunia masak kepada para mahasiswa/i di Akpar MHS.…

Continue Reading

Stunning Russian Ladies Every Foreigner Desires To Marry

Stunning Russian Ladies Every Foreigner Desires To Marry

Russian girls, maybe, would be the only feamales in the world who can be explosively hot and feminine during the exact same time.

However the experience informs for it self. Why don’t we simply take a view most of the women that are russian every foreigner dreams of marrying.

Anna Kournikova

This blonde bombshell is a legend of expert tennis. She actually is an committed, effective Russian woman, who’s gotn’t stopped in the chronilogical age of 21 even with finding a trauma that is severe. Continue Reading

Naik Kereta Pancasila, Jokowi Akan Pimpin Pawai di Bandung

6

 

VIVA.co.id – Ingat! Dua hari lagi, 26 Agustus 2017 puncak peringatan HUT RI ke-72 di Bandung. Ada #KarnavalPesonaParahyangan yang bakal heboh dan diikuti Presiden Joko Widodo pukul 09.00 WIB.

“Jangan lupa penonton pakai baju-baju adat ya? Kenakan busana nusantara, biar penontonnya keren, peserta karnavalnya juga keren! Foto dan Video nya juga keren,” ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Ini akan menjadi karnaval paling unik. Penonton menyaksikan peserta karnaval. Sebaliknya peserta karnaval juga bisa melihat penonton yang berpakaian tradisional, dari mana saja asal sukunya.

“Silakan yang perempuan pakai selendang, yang laki-laki mengenakan ikat kepala atau blangkon (Joglosemar), totopong (Sunda), udeng (Bali), sortali (Batak). Pasti seru!” ungkap Arief Yahya sambil mengingatkan untuk menyisakan space di memori smart phone-nya untuk memotret karnaval ini.

Sejuta Pesona Karnaval Kemerdekaan yang akan digelar di Bandung, Jawa Barat, Sabtu 26 Agustus 2017 sepertinya sudah siap ditampilkan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana akan menaiki mobil hias bertemakan Pancasila. Mobil hias itu akan bersatu dalam arak-arakan dengan mobil hias lainnya.

“Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana akan ikut berpartisipasi sebagai peserta karnaval dengan menaiki mobil hias Kereta Pancasila yang menyiratkan makna budaya kerja dan gotong royong dalam laku budaya berupa kebersamaan,” kata Menteri Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya menjelaskan, penyelenggaraan karnaval kemerdekaan ini sebagai tradisi yang dimulai 2015 lalu sebagai acara penutup puncak perayaan kemerdekaan. Karnaval kemerdekaan kali ini melibatkan lebih dari 1.115 peserta berlatar belakang seniman dan berbagai komunitas anak muda di Jawa Barat, serta perwakilan budaya dari 12 provinsi yang berkolaborasi dan bekerja bersama untuk menghadirkan pesta rakyat yang meriah.

Karnaval kemerdekaan ini menjadi pesta rakyat yang menampilkan arak-arakan budaya nusantara sebagai representasi dari keberagaman suku dan budaya di Tanah Air dengan semangat api kerja bersama untuk mengisi kemerdekaan.

“Bandung dikenal sebagai kota kreatif dan budaya, pemilihan Bandung sebagai tempat penyelenggaraan akan semakin menguatkan posisi Bandung sebagai pusat industri kreatif dan destinasi karnaval berkelas dunia,” kata Menpar Arief Yahya.

Budayawan yang juga ditunjuk menjadi ketua tim kurator Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan 2017 yang merupakan puncak perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-72, Aat Suratin menjelaskan, Kereta Pancasila yang akan dinaiki Presiden Jokowi beserta Ibu Negara Iriana di Kota Kembang nanti, dirancang khusus oleh lima seniman yang diketuai Tisna Sanjaya, perupa asal Bandung yang karya-karyanya sudah mendunia.

“Kereta Pancasila tidak berkuda, beda dengan saat beliau diarak saat pelantikan Presiden lalu. Kereta Pancasila ini merupakan mobil hias sejenis truk yang didesain sedemikian rupa. Bagian depannya berbentuk hiasan kepala Burung Garuda. Sedangkan bagian belakangnya ada ruang khusus untuk berekspresi,” terang Aat.

Tisna Sanjaya adalah seniman berkebangsaan Indonesia kelahiran lahir di Bandung, Jawa Barat. Pria berusia 59 tahun ini namanya dikenal secara luas melalui karya-karyanya berupa lukisan yang terpajang di puluhan kali pameran yang diselenggarakan baik dalam negeri maupun luar negeri.

Tisna juga salah satu penerima Anugrah Adhikarya Rupa untuk kategori personal tahun 2014. Bakat seninya terlihat sejak usia muda. Ia sering menggambar di tembok-tembok rumah. Kendati orangtuanya pedagang ayam, namun mereka sangat mendukung bakat seninya. Ini karena lingkungan rumahnya tak jauh dari kesenian.

Kereta Pancasila yang dinaiki Presiden Jokowi ini akan memimpin pawai dan berada paling terdepan. “Presiden Jokowi dengan Kereta Pancasila akan jadi pelatuk, kata urang Sunda atau kepala arak-arakan. Kemudian beliau akan turun dari Kereta Pancasila tepat di panggung kehormatan untuk menyaksikan peserta karnaval berpawai dari atas panggung,” jelas Aat.

Rangkaian kegiatan karnaval di Bandung akan dimulai pukul 08.00 WIB dengan panjang lintasan karnaval 2,2 km. Jalur karnaval membentang dari Gedung Sate sampai Balai Kota Bandung. Kegiatan karnaval akan diramaikan dengan tampilnya Rombongan Rebana dari Pondok Pesantren Nurul Iman, Karaton Kapangeranan Gebang Kinatar Cigugur Kuningan, Kuda Renggong Sumedang, Kesenian Gotong Garuda, Reog Ponorogo, kesenian Sisingaan asal Subang, serta perwakilan budaya dari 12 provinsi di Indonesia.

Selain itu, juga melibatkan berbagai komunitas anak muda dan komunitas budaya di Bandung, seperti Paguyuban Sepeda Baheula Bandung, Komunitas Historia Van Bandung, Pemain Engrang Jack Obin, Mojang Lenjang dan Jajaka Gandang Parahyangan, Atlet Sepatu Roda KONI Bandung, dan Komunitas Cosplay Bandung.

Untuk membuat karnaval ini makin meriah yaitu pihaknya juga akan melibatkan penyelenggara karnaval-karnaval terkenal lainnya di Indonesia, seperti Jember Fashion Carnaval, Solo Batik Carnival, dan Tomohon International Flower Festival. (webtorial)

“Siaran Pers” Menpar Arief Yahya Membuka Wonderful Indonesia Co-Branding Forum (WICF)

2
Menpar Arief Yahya Membuka Wonderful Indonesia Co-Branding Forum (WICF)
Jakarta, 10 Agustus —Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya membuka sekaligus menjadi keynote speech dalam Wonderful Indonesia Co-branding Forum (WICF) yang berlangsung di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Kamis (10/8). Kegiatan WICF yang baru pertama kali dan akan diselenggarakan secara berkala oleh Kemenpar ini sebagai upaya mengajak brand perusahaan besar, menengah, maupun kecil di seluruh Tanah Air untuk melakukan kolaborasi melalui co-branding partnership dengan brand Wonderful Indonesia (WI) atau Pesona Indonesia (PI) dalam rangka mensukseskan target 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada 2019.
Kegiatan WICF didahului dengan panandatangan Nota Kesepahaman Bersama (Memorandum of Understanding/MoU) antara Kemenpar dengan brand (perusahaan) yang telah mencapai kesepakatan kerjasama co-branding partnership,  kemudian dilanjutkan dengan diskusi panel yang terbagi dalam sesi Wonderful Indonesia Co-Branding: “Building Extensive Global Exposure through Brand Collaboration”  dan sesi Pesona Indonesia Co-Branding: “Sharing Resources for Branding Campaign Effectiveness” dengan menampilkan narasumber dari kalangan praktisi atau pebisnis, dan diakhiri dengan komitmen bersama brand dalam mensukseskan pencapaian target 20 juta wisman.
Co-branding partnership sebagai kerjasama antara dua brands yang berbeda yang bertujuan untuk meningkatkan brand value dari keduanya. Melalui co-branding akan tercipta sinergi di mana 1 + 1 bukannya 2, tapi bisa 3 atau lebih. Artinya, ‘the whole is bigger than the parts’, hasil gabungan lebih besar dari jumlah bagian bagiannya. Dengan ber-cobranding kekuatan brand equity dari kedua brand akan berlipat-lipat.
Menpar Arief Yahya memberikan apresiasi diadakannya WICF yang dilandasi semangat Indonesia Incorporated. “Branding pariwisata Indonesia tidak bisa dilakukan secara sendirian oleh Kemenpar. Untuk mewujudkan brand WI di pasar global dan brand  PI  di pasar domesik dibutuhkan kebersamaan dan sinergi seluruh elemen bangsa dalam kerangka Indonesia Incorporated. Dengan kolaborasi dan bekerja bersama-sama kita akan ‘Bigger-Broader-Better together”, kata Menpar Arief Yahya.
Menpar Arief Yahya menjelaskan, inisiatif co-branding partnership ini diluncurkan untuk memanfaatkan momentum meroketnya kinerja brand WI/PI terlihat dari  brand equity WI/PI kini sudah sangat kokoh sebagai hasil pengembangan (building brand) selama 2,5 tahun terakhir. “Brand WI/PI kini kian melejit di tengah menurunnya kinerja brand-brand pesaing regional. Pada 2013, brand WI praktis tidak dikenal di dunia karena berada di posisi 70 dalam Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) yang dikeluarkan oleh World Economic Forum (WEF). Pada tahun 2015 peringkat kita naik pesat di posisi 50 dari total 141 negara, dan tahun ini naik 8 peringkat ke posisi 42 dunia. Menariknya, kinerja pariwisata Indonesia naik 8 level, di saat Malaysia turun 2 peringkat di posisi 26,  Singapura juga turun 2 peringkat dan Thailand naik hanya 1 peringkat di papan 34. Tak hanya itu, kini brand WI sudah menjadi global brand karena exposure kita di mancanegara sudah cukup massif seperti armada bis di ajang Piala Eropa 2016 dan billboard di Times Square New York,” kata Arief Yahya.
Daya saing pariwisata Indonesia diproyeksikan akan naik 12 peringkat berada di posisi 30 besar dunia pada 2019 dan betul-betul akan diperhitungkan di tingkat  dunia. Artinya Indonesia menjadi destinasi penting dunia dan pariwisata menjadi industri strategis dan menjadi core economy Indonesia. “Untuk melesatkan lagi peringkat TTCI ke posisi 30 besar dunia Indonesia perlu melakukan inovasi-inovasi lebih lanjut dalam melakukan brand building dengan meluncurkan inisiatif co-branding partnership. Dengan modal brand equity yang kokoh tersebut Kemenpar cukup percaya diri bahwa brand WI/PI mampu memberikan value bagi brand-brand yang diajak co-branding sehingga tercipta kerjasama yang saling menguntungkan (win-win partnership) dan bersifat jangka panjang,” kata Menpar Arief Yahya.
Inisiatif co-branding partnership ini dilakukan Kemenpar untuk mencapai 3 tujuan strategis yaitu; Pertama, untuk mendongkrak brand equity dari brand  WI di pasar global dan brand PI di pasar domestik dalam menopang terwujudnya sektor pariwisata sebagai core economy Indonesia. Dengan co-branding partnership diharapkan terjadi sinergi dan leverage effect’ dalam mendongkrak value kedua brand. Kedua, mengembangkan penetrasi pasar dan memperluas exposure brand WI/PI dengan memanfaatkan market network yang dimiliki oleh brand/perusahaan baik di pasar domestik maupun global. Melalui co-branding partnership ini diharapkan brand WI/PI dan brand/perusahaan dapat saling memanfaatkan customer base masing-masing.
Ketiga, dengan co-branding partnership akan terwujud sharing resources antara kedua brand yang ber-cobranding. Co-branding akan menghasilkan penghematan biaya promosi yang substansial karena dengan berpartner maka biaya promosi akan ditanggung secara bersama. “Anggaran dari APBN terbatas, karena itu kami ingin berkolaborasi dengan brand/perusahaan agar terjadi efisiensi biaya promosi,” kata Arief Yahya.
Sesungguhnya co-branding partnership ini selama ini, menurut Arief Yahya, sudah berjalan walaupun masih sangat terbatas dan tidak sistematis. Contohnya tahun lalu Kemenpar melakukan co-branding partnership dengan Martha Tilaar Group (MTG) melalui program Trend Warna Sariayu 2017: “Gili Lombok”. Di sini logo WI tampil di kemasan produk. Tema Lombok diambil karena merupakan salah satu dari 10 destinasi prioritas yang dicanangkan Kemenpar.
Contoh lain adalah kampanye iklan terbaru Kuku Bima dari Sido Muncul di tahun 2017 ini yang mempromosikan “Danau Rawa Pening” menjadi destinasi wisata  kelas dunia. Walaupun kerjasamanya masih bersifat informal dan masih terbatas, namun di dalam iklan tersebut brand PI sudah tampil di dalam materi iklan Kuku Bima tersebut. Dengan adanya inisiatif co-branding partnership ini, diharapkan kolaborasi dan sinergi brand WI/PI dengan brand/perusahaan di seluruh Tanah Air akan semakin intensif lagi dan diharapkan partisipasi brand/perusahaan dalam mempromosikan sektor pariwisata juga akan semakin besar lagi.
Brand (perusahaan) yang melakukan MoU co-branding partnership dengan Kemenpar  antara lain; Martha Tilaar, JJ Royal, Polygon, Sahid Group, Tiket.com, Alleira Batik & Gaia, Sunpride, Sarinah, Rumah Zakat, Sekar Group, Krisna Oleh-Oleh, Secret Garden, Sababay Wine, Bon Gout, Achilles, Garuda Food, Dapur Solo, dan Malang Strudel. (Biro Hukum dan Komunikasi Publik)

Kemenpar dan Alleira Promosikan Batik ke Internasional

01f3de3d-acc7-4554-b364-8f770e96656a
Jakarta, CNN Indonesia — Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus berkomitmen menggencarkan branding Wonderful Indonesia ke seluruh dunia. Komitmen ini membuahkan hasil yang baik.

Pasalnya, 20 perusahaan telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Kemenpar untuk mempromosikan produk mereka dengan produk pariwisata melalui logo bersama.

Salah satunya Alleira Batik yang punya misi mengangkat nama batik ke dunia internasional. Produsen batik premium Indonesia ini telah memiliki outlet di mal-mal Jakarta. Maka kini saatnya menduniakan warisan budaya Indonesia yang telah diakui UNESCO.

Alleira Batik juga selalu membuat inovasi batik dengan tampilan baru setiap musimnya. Sebab mereka memiliki cita-cita untuk menjadikan batik sebagai pakaian sehari-hari masyarakat Indonesia.

Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Esthy Reko Astuti mengatakan, kolaborasi ini dilakukan demi meningkatkan ekuitas merek dari brandWonderful Indonesia (mancanegara) dan Pesona Indonesia (nusantara) sekaligus memajukan pariwisata Indonesia.

Co-branding Wonderful Indonesia atau Pesona Indonesia ke berbagai produk ini sangat efektif. Apalagi produk Alleira Batik mampu menembus pasar internasional,” ujarnya.

Perlu diketahui, Alleira merupakan brand batik modern kontemporer yang tidak meninggalkan sejarah dan kaya akan sisi tradisionalnya. Semua proses pembuatan batik Alleira masih alami sesuai dengan pakemnya.

“Berbagai penghargaan dari dalam dan luar negeri telah diraih Alleira sebagai nama batik terbaik di Indonesia dan telah digunakan antara lain oleh Bill Gates, Putra Mahkota Norwegia Hakoon, pesepak bola Italia Daniele Masaro, pakar marketing Amerika Philip Kotler, dan aktor Richard Gere,” paparnya.

Alleira didirikan pada 2005 dengan modal awal Rp 30 juta. Mulanya Alleira hanya memiliki empat orang pegawai. Garasi menjadi cikal bakal lahirnya Alleira yang kini menjadi salah satu batik modern terbesar di dunia fashion. Keinginan Alleira yakni mengangkat batik sebagai fashion internasional dengan desain dan bahan berkualitas tinggi.

“Proses batik dan kualitas yang baik yakni prioritas kami. Alleira Batik berusaha menghadirkan koleksi yang menjadi bagian dari gaya hidup pria dan wanita yang selalu ingin tampil modis. Pemilihan bahan menjadi perhatian karena memprioritaskan kenyamanan bagi semua fashionita,” ungkap CEO Alleira Batik, Lisa Mihardja.

Alleira juga ingin mengubah kebiasaan masyarakat Indoensia yang dulunya menganggap batik sebagai pakaian tradisional agar menjadi fashion yang modern. Alleira berhasil mengubah persepsi batik yang konvensional dan kuno. Lisa terinspirasi dari kesuksesan Burberry yang mengembangkan motif tradisional tartan ke dalam berbagai produk lifestyle dan diterima oleh masyarakat global.

“Dengan konsep yang sama, saya ingin batik juga menjadi suatu elemen fashion yang mendunia. Bagi saya, batik tidak hanya sebatas kain atau pakaian, melainkan sebuah karya seni,” tuturnya.

Keinginan Alleira ini  bukanlah hal yang mudah. Namun situasi berubah ketika batik karya Alleira dipakai oleh beberapa tokoh masyarakat. Batik yang diproduksi menggabungkan sisi tradisional dan modernitas fashion melalui desain yang fashionable.

“Sekarang Alleira menjadi luxury brand di Indonesia dan butik kami disejajarkan dengan brand-brand internasional di mal. Alleira Batik telah memiliki 11 butik di Jakarta dan 1 butik di Medan serta tersebar di beberapa department store papan atas di Indonesia seperti Metro, Sogo, Centro Parkson, dan Galeries Lafayette. Kemudian terdapat juga di Soho New York, Amerika,” katanya.

Alleira terus menjalankan strategi untuk mendongkrak nama besarnya.  Lewat desain dan kualitas baju serta aksesoris, Alleira mempromosikan batik Indonesia secara internasional. Alleira juga berusaha menambah eksistensi di pasar Eropa, Amerika, hingga dunia e-commerce.

“Kami ingin melestarikan tradisi, tapi tidak mau menjadi perusahaan tradisional. Co-branding dengan Wonderful Indonesia juga menjadi pilihan kami untuk lebih menduniakan Alleira Batik,” paparnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menjelaskan, langkah mengajak korporasi untuk solid memperkuat brand bersama-sama melalui co-branding dengan Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia yakni langkah bersama untuk meraih sukses bersama.

“Kini brand Wonderful Indonesia sudah menempati posisi 47 besar dunia. Setelah dipromosikan besar-besaran di semua platform media di seluruh dunia. Nilai branding-nya sudah mengalahkan Amazing Thailand dan Malaysia Truly Asia,” ungkapnya.

Setelah sukses co-branding dengan beberapa produk makanan seperti Garuda Food dan kerupuk udang Papatonk di China serta Bon Gout, Kemenpar pun ingin memperluas ke semua industri yang memiliki kesamaan posisi.

Kini Kemenpar kembali bergerak untuk meningkatkan branding awareness. Sebanyak 20 brand produk ternama di Indonesia akan digandeng menandatangani perjanjian kerja sama untuk memasang branding Wonderful Indonesia ATAU Pesona Indonesia dengan tema ‘Wonderful Indonesia Co-Branding Forum’.

Perjanjian kerja sama ini akan digelar di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona pada Kamis (10/8/2017). Brand yang menjalin kerja sama antara lain Achilles, Garuda Food, Polygon, Sahid Group, Tiket.com, Alleira Batik & Gaia, Sunpride, Sarinah, Sekar Group, Krisna Oleh-oleh, Secret Garden, Sababay Wine, Bon Gout, Martha Tilaar, Malang Strudel, dan Batik Trusmi.

Arief menambahkan, dalam ilmu branding ada co-branding. Artinya kerja sama beberapa brand yang berbeda kemudian bersinergi untuk memperoleh dampak yang lebih besar dan brand equity yang berlipat-lipat.

Ia mengambil contoh Aqua-Danone. Aqua merupakan brand yang dikenal sebagai local champion yang menguasai pasar air minum dalam kemasan di Indonesia. Sementara Danone adalah global champion yang memiliki pasar di seluruh dunia.

“Yang terjadi bila berkolaborasi adalah image Aqua terangkat menjadi local championyang mengglobal. Sementara brand Danone pun terangkat menjadi global champion yang melokal. Hasilnya adalah win-win partnership yang menghasilkan entitas gabungan yang jauh lebih powerful,” jelasnya.

rwa

rwa

Kerjasama Hotel

1.The Danna, Langkawi, Malaysia

The Danna Langkawi

2. Casa Del Rio, Melaka, Malaysia

Casa Del Rio

3. Flamingo Hotel By The Beach, Kuala Lumpur, Malaysia

Flamingo 1

4. Flamingo Hotel By The Beach, Penang, Malaysia

Flamingo 3

5. Royale Chulan, Kuala lumpur, Malaysia

Royale Chulan

6. Star City Hotel, Alor Star, Malaysia

Starcity

7. Hard Rock, Penang, Malaysia

Hard Rock

8. Berjaya Times Squar, Kuala Lumpur, Malaysia

Berjaya Times Square

9. Fenix Inn, Malaysia

Fenix Inn

10. Sunway Lagoo, Malaysia

Sunway lagoon

12. Laguna Redang Island, Malaysia

Laguna Redang

13. JW Marriot Hotel, Medan, Indonesia

JW Marriot

14. Nagoya Hill Hotel, Batam, Indonesia

Nagoya Hill Batam

15. Santika Hotel, Bangka, Indonesia Santika Hotel Bangka

Kerjasama Kapal Pesiar

1. Royal Carribean

Royal Caribbean Logo

2. Star Cruise

Star Cruise

Kerjasama Restaurant

  1. Sushi Tei, Medan
  2. Asoka Corner, Medan
  3. Sunrise, Medan